Ini Kronologi Penjegalan Acara Masirah Panji Rasulullah HTI Babel

0
Konferensi Pers HTI Babel

VisiMuslim, Babel – RANGKAIAN acara Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriyah, pada Minggu, 16 April 2017 siap dilaksanakan. Berbagai persiapan telah dilakukan bahkan sejak beberapa bulan lalu. Mulai dari mengurus izinpemakaian tempat di GOR Kacang Pedanghingga surat pemberitahuan kepada pihak Polres Pangkalpinang.Namun, jelang hari H justru pihak Polres Pangkalpinang dan DinasPariwisata Pangkalpinang mempersoalkan kegiatan tersebut. Bahkan Pihak Polres Pangkalpinang mengeluarkan surat pelarangan kegiatan tersebut dengan dalih mendapat surat tembusan dari dinas terkait hal meminta penjadwalan ulang pelaksanaan acara tersebut. Panitia sudah membayarkan lunas sewa GOR Kacang Pedang kepada Dinas Pariwisata dan mengeluarkan surat izin pemakaian, lengkap dengan kwitansi pembayaran. Tak hanya itu, berbekal surat izin tersebut lah panitia mengirimkan surat pemberitahuan kepada Polres Pangkalpinang.Panitia sudah mengantongi Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) kegiatan bertajuk “Masirah Panji Rasulullah SAW”.Oleh karena itu, berbagai persiapan dilakukan secara maksimal termasuk menyebarkan 7.000 undangan se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan terkonfirmasi bakal hadir. Hal ini jelas tidak masuk akal. Oleh karena itu, agar kaum muslimin memahami duduk persoalannya maka perlu dijelaskan duduk persoalannya.Begini kronologisnya:

1. HTI DPD I Babel mengirimkan surat tanggal 19 Maret 2017 Nomor: 172/006-HTI Babel/III/2017. Ditujukan Kepada Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga. Perihal: Peminjaman Tempat.Isinya: Dalam rangka menyambut Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H, HTI DPD I Babel akan melaksanakan Tabligh Akbar, pada: – Hari Ahad/16 April 2017. – Waktu: Jam 08.00 WIB-11.45 WIB.- “…kami bermaksud menyampaikan permohonan izin penggunaan GOR Depati Bahrin Kacang Pedang.”

2. Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pariwisata mengeluarkan surat tertanggal 16 Maret 2017:SURAT IZIN KEPALA DINAS PARIWISATA KOTA PANGKALPINANG. NOMOR: 426/06/DISPAR/III/2017. Memberikan izin penggunaan GOR Depati Bahrien Kacang Pedang, kepada HTI Babel untuk kegiatan Tabligh Akbar Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. 1438 H, dengan waktu penyelenggaraan pada hari Minggu, tanggal 16 April 2017, pukul 08.00 WIB s.d 11.45 WIB.

3. HTI DPD I Babel mengirimkan surat tanggal 31 Maret 2017 Nomor: 187/006-HTI Babel/III/2017. Perihal: Pemberitahuan Kegiatan dan Permintaan Pengamanan. Ditujukan Kepada Kapolres Pangkalpinang.Dalam surat tersebut disampaikan HTI Babel akan melaksanakan kegiatan Masirah Panji Rasulullah SAW Babel 1438. Pada Ahad/16 April 2017: dengan rangkaian acara:a. Pawai Budaya Islam Panji Rasulullah SAW Bangka Belitung, waktu jam 07.00-09.00 WIB. Start Perkantoran Pemprov Babel. Rute:KomplekPerkantoranPemprov Babel-Jl.Depati Hamzah-Jl.Jend.Sudirman-Jl.RE Martadinata-Jl.YosSudarso-Jl.Jend.Sudirman-Jl.Stania-Jl.A.Yani-Jl.Depati Amir-Jl.Pahlawan 12-Jl.Bathin Iso-Taman-Mandara.b. Tabligh Akbar. Waktu: Jam 09.00-11.00 WIB. Tempat: GOR Depati Bahrien Kacang Pedang, Pangkalpinang.

4. Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Kepulauan Bangka Belitung Resor Pangkalpinang mengeluarkan SURAT TANDA TERIMA PEMBERITAHUAN (STTP), Nomor: STTP/07/IV/2017/INTELKAM. Tertanggal 05 Maret 2017. Pertimbangan: Bahwa telah dipenuhi segala persyaratan pemberitahuan kegiatan penyampaian pendapat dimuka umum, sebagaimana dimaksud Pasal 10 dan Pasal 11 Undang-undang No.9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Dengan Dasar: a. UU No 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. b. Pasal 19 Ayat 2 UU No 9 tahun 1998 tentang tata cara Meyampaiakan Pendapat di muka umum.c. Pasal 15 UU No 9 tahun 1998 tentang sanksi apabila melanggar tata cara menyampaikan Pendapat dimuka umum.

5. Hari Senin, Tanggal 10 April 2017, Polres Pangkalpinang meminta STTP yang kegiatan yang sudah diterima HTI Babel diserahkan kembali karena ada kesalahan tanggal dikeluarkannya surat tersebut mendahului surat pemberitahuan.Selain itu, Polres Pangkalpinang berjanji akan menerbitkan STTP pengganti secepatnya. Sebab, mereka hanya ingin merevisi tanggal tersebut saja.Malam itu juga STTP pengganti Nomor: STTP/08/IV/2017/INTELKAM, tertanggal 10 April 2017 diserahkan kepada HTI Babel.STTP tersebut selain tanggal terdapat perubahan, pada: Pertimbangan: UU no.25 Tahun 2009 Tentang pelayanan Publik.Dasar: a. UU No 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Meyampaikan Pendapat di muka umum.b. UU RI No.02 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara RI.c. Juklak Kapolri No Pol: Juklak/28/VII/1991 tanggal 09 Juli 1991d. Juklak Kapolri No.Pol : Juklak/02/XII/1995 tanggal 29 Desember 1995 Tentang Perizinan dan Pemberitahuan Kegiatan Masyarakat.e. Pasal 510 KUHP.Catatan pun berubah menjadi:a. STTP ini bukan merupakan Surat Izin Keramaianb. Dilarang melakukan kegiatan tersebut diatas, sebelum mendapatkan izin resmi dan pihak pemerintah terkait dan izin keramaian dari pihak kepolisian setempat.c. Apabila point 1 dan 2 tidak dipenuhi/ditaati maka bersedia kegiatan tersebut dibubarkan/dihentikan oleh pihak kepolisian tanpa ada tuntutan apapun.d. STTP sebelumnya tidak berlaku lagi.

6. Pada hari Selasa/11 April 2017, siang, tiga orang anggota Polres Pangkalpinang mendatangi Kantor HTI Babel ingin menyerahkan surat tertanggal 11 April 2017, yang berisi tentang Kegiatan HTI pada hari Minggu/16 April 2017 tidak dapat dilaksanakan. Oknum yang datang tersebut beralasan bahwa pihaknya mendapatkan tembusan surat dari Satpol PP Pangkalpinang dan Dinas Pariwisata yang menyatakan bahwa GOR Depati Bahrien yang telah disewa oleh HTI, pada hari dan waktu yang sama akan dipakai untuk kegiatan HUT Satpol PP, Satlinmas dan Damkar.Oknum tersebut menunjukkan surat yang dikeluarkan untuk yang ketiga kalinya oleh Polres Pangkalpinang terkait acara Isra’ Mi’raj tersebut dan foto copy surat dari Dinas Pariwisata tanggal 11 April 2017 dan surat Satpol PP tanggal 10 April 2017. Dalam surat Satpol PP kepada Kepala Dinas Pariwisata berisi permohonan peminjaman GOR Kacang Pedang. HTI Babel menolak menerima surat dan menanda tangani tanda terima. Sebab, HTI Babel berpegangan kepada izin penggunaan GOR oleh Dinas Pariwisata.

7. Pada Tanggal 11 April 2017, sore. HTI Menerima surat dari Dinas Pariwisata Pangkalpinang tertanggal, 11 April 2017, dengan nomor 426/335/DISPAR/IV/2017.Hal: Penjadwalan ulang penggunaan GOR Depati Bahrin. Intinya meminta agar HTI Babel menjadwalkan Ulang Tabligh Akbar Isra’ Mi’raj karena GOR akan dipakai untuk HUT Satpol PP, Satlinmas dan Damkar.

8. HTI Babel mengirim surat balasan tertanggal 11 April 2017 yang ditujukan kepada Dinas Pariwisata Pangkalpinang, yang berisi empat poin yakni:a. Kegiatan ini sudah disosialisasikan secara luas dalam berbagai bentuk seperti baleho, spanduk, poster dan lyer dengan biaya yang sangat besar, sehingga apabila dilakukan penjadwalan ulang panitia harus melakukan sosialisasi ulang yang pastinya membutuhkan biaya yang besar dan sulit untuk dilakukan mengigat waktu pelaksanaan yang sudah sangat dekat.b. Kami sudah mengundang calon peserta sekitar 5.000 orang, sehingga tidak memungkinkan dalam waktu singkat untuk menyampaikan perubahan jadwal ke seluruh calon peserta yang sudah diundang.c. Kami sudah melakukan banyak kontrak dan perjanjian dengan banyak pihak untuk suksesnya kegiatan ini, sehingga apabila dijadwalkan ulang pelaksanaannya akan berdampak material ke panitia.d. Kami sudah mendapatkan izin secara resmi dari Kepala Dinas pariwisata Kota Pangkalpinang, berdasarkan surat No: 426/DISPAR/III/2017 tanggal 16 Maret 2017 sehingga tidak dapat dilakukan pembatalan sepihak.Dengan adanya kronolis ini diharapkan berbagai pihak dapat memahami duduk persoalannya. [VM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here