9 Orang Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Kamp Militer Somalia

0
Bom Bunuh Diri di Somalia

VisiMuslim, Somalia– Seorang pelaku bom bunuh diri mengenakan seragam tentara menyusup ke sebuah kamp pelatihan militer di ibukota Somalia pada hari Senin, (10/4/2017) dan menewaskan sedikitnya sembilan tentara, menurut pejabat.

Pembom, menyamar sebagai tentara saat latihan militer dilaksanakan, ia masuk ke sebuah kamp di pinggiran Mogadishu dan meledakkan bom yang dililitkan dipinggangnya.

Kelompok bersenjata al-Shabab, mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Kelompok al-Shabab sudah lama berusaha menggulingkan pemerintahan Somalia.

Dua kolonel militer, serta kepala pelatih kamp, juga menjadi korban dalam serangan ini, jelas Kolonel Abdi Hassan kepada kantor berita Associated Press.

Seorang kolonel militer, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada kantor berita Reuters: “Beberapa korban mengalami luka serius, pelaku menyamar sebagai tentara, tentunya hal ini menyulitkan kita untuk mendeteksinya.”

Di sebuah rumah sakit di Mogadishu, tentara yang mengalami luka serius dibawa ke ruang gawat darurat.

“Kami sedang duduk dibawah pohon ketika ia datang dan meledakkan dirinya,” kata salah seorang tentara yang menjadi korban.

Saat itu para prajurit dan perwira beristirahat setelah latihan militer yang mereka lakukan setiap hari

Al-Shabab telah meningkatkan penyerangan pengeboman di Mogadishu dalam beberapa pekan terakhir; sebuah bom mobil yang ditargetkan kepada panglima militer Somalia telah menewaskan 15 orang pada hari Minggu, dalam insiden lain sebuah ledakan ranjau darat juga menewaskan 19 pada hari Kamis.

Serangan terbaru ini dilancarkan setelah Presiden Mohamed Abdullahi Mohamed menyatakan perang terhadap kelompok al-Shabab, penggantian kepala militer dan pejabat lainnya juga dilakukan dalam upaya untuk memperbaiki situasi keamanan yang semakin memburuk.

Al-Shabab menganggap Mohamed telah “murtad” dan mengancam akan mengobarkan “perang” terhadap pemerintahnya.

konflik bersenjata ini menambah penderitaan rakyat Somalia yang mana saat ini kekeringan parah melanda negara Muslim ini. PBB mengatakan lebih dari setengah populasi atau sekitar 12 juta penduduk membutuhkan bantuan pangan pada bulan Juli depan. [VM]

Reportase oleh: Mohamed Abdiwahab; Terjemah dan Editing oleh: Nilufar Babası; Sumber: Aljazeera

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here