Membentuk Ketahanan Keluarga

0
Kekerasan di dalam sebuah keluarga semakin hari semakin sering terjadi dan tingginya angka kekerasan tersebut sebenarnya menunjukkan bahwa pembangunan keluarga di negeri kita telah gagal. Seharusnya keluarga dijadikan tempat yang nyaman untuk berlindung, justru sekarang sebaliknya fungsi keluarga dialih fungsikan. Keluarga bukan tempat yang nyaman lagi untuk berlindung, seperti banyaknya perselisihan antara suami istri diakibatkan tuntutan ekonomi yang semakin hari semakin menghimpit, anak-anak yang  kehilangan pesan nilai-nilai moral dari orang tuanya karena orang tuanya sibuk,  kisah-kisah teladan pun sang anak sudah tidak mendapatkannya, yang akhirnya nilai moral dan karakter anak semakin hari semakin menurun. Akhirnya mereka mencari-cari sendiri di luar, di tempat yang lain agar bisa membuat mereka nyaman. 
Padahal kita semua ketahui bahwa di luar sana arus informasi yang semakin pesat sehingga sulit untuk menyaringnya, pergaulan yang semakin bebas, gaya hidup yang kebarat-baratan. Lambat laun jika hal tersebut dibiarkan tanpa kita sadari akan membentuk kepribadian generasi bangsa. Lantas diamanakah ketahanan keluarga sekarang?
Tentunya fenomena tersebut membutuhkan penyelesaian yang segera dan solusi yang tepat. Kita ketahui bahwa keluarga adalah sebuah institusi kecil dalam masyarakat.  Dari keluarga awal sebuah generasi dan peradaban terbentuk,  itulah sebabnya mengapa ketahanan sebuah keluarga sangatlah penting dalam sebuah Negara.  Tentunya keluarga yang dibentuk atas dasar pondasi yang kuat dan pondasi yang kokoh yang akan bisa mempertahankan bangunan keluarga.  Sehingga sebuah keluarga bisa melahirkan generasi-generasi yang unggul, generasi yang tangguh,  generasi yang kuat. Pondasi keluarga itu adalah aqidah Islam,  dimana aqidah Islam yang menjadi poros pemikiran setiap anggota keluarga di dalamnya.  Yang nantinya keluarga tersebut akan berjalan dan menjalankan kehidupannya berdasarkan aqidah Islam.  Kemudian anggota keluarga saling mengingatkan saudaranya dalam menjalankan kehidupan ini harus selalu memperhatikan apakah sudah sesuai dengan Islam ataukah belum.  Sehingga suasana keislaman dan keimanan dalam sebuah keluarga akan tetap terjaga.  Dan generasi penerus bangsapun akan tercipta dari keluarga yang dibangun atas dasar aqidah Islam yang kuat.  Wallahu’alam. [VM]
Pengirim : Eva,  Tinggal di Bandung
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here