Sebuah Negeri Sinetron - Visi Muslim Media

Artikel Terbaru

 photo Master Mitra Jasa Teknik_zpsc7ntdbto.png

Sebuah Negeri Sinetron

Seperti sebuah sinetron, segala kejadian didalamnya penuh dengan settingan dan ada sutradara yang mengontrol. Begitulah negeri ini, Indonesia, sebuah negeri sinetron. Mungkin bukan hanya Indonesia tetapi banyak negeri-negeri muslim yang mengalami hal yang sama.
Katanya negeri yang merdeka, tetapi kebijakan Undang-undang bisa diatur bahkan diperintahkan Asing dan Aseng Penjajah.

Katanya NKRI harga mati , tetapi Sumber Daya Alam baik minyak, batu bara, emas semuanya diperbolehkan dirampok negeri penjajah Asing dan Aseng.

Lucunya negeri ini, negeri penuh drama. Seperti dalam sebuah sinetron, sutradara mengkontrol semuanya. Orang baik bisa diperankan jahat, orang jahat bisa diperankan baik. Dan anehnya si penonton sinetron pun akan terpengaruh dan beranggapan baik atau jahat seperti yang diperankan dalam sinetron. Nah! Begitu pun negeri sinetron ini.

Khilafah yang begitu muliah karena syari’at dari Sang Pencipta yang Maha Menguasai langit, bumi dan seisinya dianggap sebagai sesuatu yang akan mengancam NKRI. Padahal Khilafah tidak pernah merampok Sumber Daya Alam Indonesia. Bahkan akan mengembalikan Sumber Daya Alam agar kembali dimiliki rakyat, karena dalam Islam mengatur SDA harus dikelola oleh pemerintah dan dikembalikan ke rakyat baik dalam bentuk pendidikan yang murah bahkan gratis, kesehatan murah bahkan pun gratis dan pembangunan infrastruktur untuk kepentingan rakyat. Jadi, siapa yang mengancam NKRI? Yups Asing-Aseng Penjajah!

Amerika Serikat (AS) sudah menjadi sutradara dibalik sinetron negeri ini, dengan tiga lembaga yang berbasis di AS dan menjadi konsultan pemerintah Indonesia dalam merancang 72 undang-undang (UU) yaitu World Bank, International Monetary Fund (IMF) dan United States Agency for International Development (USAID). Ketiganya bisa menjadi konsultan karena telah memberikan pinjaman kepada pemerintah untuk program di bidang politik, ekonomi, pendidikan , kesehatan dan kesejahteraan. Yaa beginilah memang watak penjajah, memberikan pinjaman untuk mengatur negara tersebut agar “meng-IYA-kan” semua UU keinginannya. Sudah terbukti di negeri Indoneia ini, diantaranya UU Sumber Daya Air , UU BUMN (No 19 tahun 2003), UU Penanaman modal asing (No. 25 Tahun 2007), UU Migas (No 22 tahun 2001),) dll dan dengan UU tersebut pihak Asing bisa ikut campur dalam pengelolaan SDA Indonesia bahkan merampoknya secara terang-terangan. Bukankah sudah jelas yang mengancam NKRI ?

Sayang dan amat disayangkan, sebuah kelompok organisasi Islam yang selalu meneriakan NKRI harga mati termakan dengan sinetron yang dibuat sang sutradara AS atau malah memang sengaja ditunggangi? Wallahua’alam. Penjajah yang menjajah mereka anggap kawan, saudara semuslim yang mau membebaskan Indonesia dari penjajahan dianggap lawan. Pengajian-pengajian dibubarkan, dan lucunya mereka bertindak melebihi aparat kepolisian. Bagaimana mungkin aparat pemerintah mengiyakan padahal dalam hati nuraninya bapak aparat pun bertanya kenapa yang baik harus dibubarkan? Yaa karena mereka pun mendapat perintah dari atasan. Si Atasan mendapat perintah dari sang sutradara penjajah yang mulai ketakutan jika kesadaran politik ummat bangkit dan Islam Berjaya kembali maka mereka tidak akan pernah bisa menjajah negeri muslim termasuk Indonesia. Lucunya negeri ini. Negeri penuh SINETRON. Wallahu’alam Bisshowab. [VM]

Penulis : Dwi Maulidiniyah

The post Sebuah Negeri Sinetron appeared first on Visi Muslim Media.

BACA JUGA :

KOMENTAR ANDA:

Daftarkan Email Anda dan Dapatkan Update Terbaru Kami:

0 Response to "Sebuah Negeri Sinetron"

close