Khilafah : The Only Way For Stability in Indonesia and the World - Visi Muslim Media

Artikel Terbaru

 photo Master Mitra Jasa Teknik_zpsc7ntdbto.png

Khilafah : The Only Way For Stability in Indonesia and the World

Titik dalam invasi pemikiran, budaya dan politik Barat kepada negeri-negeri Islam memberikan bukti jelas bahwa semua upaya pemerintah untuk membuat kaum Muslim skuler, agar umat memeluk nilai-nilai barat yang telah gagal. Brbagai proyek deradikalisasi dan adu domba Barat ke dunia Islam telah dan akan terus gagal. Kegagalannya mencapai titik yang rendah, yang merupakan wujud bahwa keyakinan kaum Muslim tak tergoyahkan.

Kini, umat Islam telah memberikan dukungan politik yang kuat kepada upaya tegaknya khilafah. Khilafah bukan lagi hal yang asing, ia sudah dikenal saat ini. Umat Islam memberi respon yang sangat baik. Partai politik Islam seperti Hizbut Tahrir telah membicarakan isu-isu politik dan ekonomi. Berbagai agenda dengan berbagai macam sarana telah ditempuh oleh Hizbut Tahrir untuk mencanangkan seruan bagi Khilafah dan mempromosikan pandangan dan solusi Islam kepada khalayak yang lebih luas. Tidak aneh, di Indonesia dukungan kepada Hizbut Tahrir Indonesia menguat. Sebab, apa yang dilakukan Hizbut Tahrir adalah seruan untuk mengganti system kapitalisme yang ada saat ini di Dunia Islam dengan sistem Khilafah Islam untuk menjalankan pemerintahan menurut syariah Islam serta membebaskan kaum Muslim di dunia dari dominasi ekonomi Barat dan campur tangan politik mereka.

Bicara rezim-rezim sekuler yang ada di dunia Islam yang ada saat ini, mereka mengambil keuntungan status quo, akan berusaha mencari cara untuk menentang ipaya pembumian syariah ini, sebagaimana yang dilakukan oleh Barat yang ikut campur dan mendominasi urusan ekonomi dan politik kaum Muslim. Umat Islam hidup di tempat dimana rencana-rencana pembenaran palsu dirancang, seperti sekulerisasi, liberalisasi, swastanisasi, kolonialisasi.

Kita telah melihat kegoncangan rezim-rezim otoriter, yang tidak punya landasan intelektual untuk mencap “terorisme” untuk membenarkan pelarangan terhadap gerakan-gerakan Islam. Rezim itu marah ketika kebohongan-kebohongan mereka diungkap oleh Hizbut Tahrir. Mereka akhirnya membatasi kegiatan publik Hizbut Tahrir,namun mereka tidak bisa menghalangi para anggota Hizbut Tahrir atau kegiatannya di seluruh dunia karena ketaatan mereka pada perintah Allah SWT.

Ulama dan para aktivis telah berjuang siang malam mengajak kaum Muslim yang berpegang dengan nilai-nilai Islam, menguatkan dan melindungi identitas Muslim, tidak membiarkan ide-ide Islamphobia tumbuh. Mengungkap kelemahan demokrasi, korupsi, kemunafikan dan kerusakan nilai-nilai kapitalisme, sekularisme, liberal. Kini, Barat gagal dalam merebut hati umat ini karena umat pada hari ini semakin menuntut perubahan ke arah alternatif Islam, yakni sistem Khilafah. Banyak statistik yang membuktikan bahwa mereka ingin hidup dengan aturan Islam. Mayoritas mereka mengatakan bahwa Islam tidak sesuai dengan nilai-nilai Barat.

Umat Islam semakin tahu bahwa Kapitalisme bukanlah solusi. Mereka melihat bagaimana akibat neoliberalisme di negeri-negeri mereka. Kita semua melihat bahwa keadilan dan kesejahteraan dalam sistem kapitalisme adalah fatamorgana, tidak nyata. Umat juga makin tahu bahwa proyek Islam moderat adalah proyek Amerika. Amerika ingin promosikan Islam moderat ini di negeri-negeri muslim.

Kita memetik pelajaran dari dakwah Nabi Muhammad saw. pada awalnya diabaikan oleh para pimpinan Quraisy pada masanya. Mereka percaya bahwa pesan Islam yang beliau bawa akan layu dan mati dengan sendirinya. Namun, karena mereka melihat kaum tua dan muda, pria dan wanita, budak seperti Bilal ra. dan hamba Allah terhormat seperti Abu Bakar ra. dan Umar bin al-Khaththab ra. memeluk Islam, mereka coba mencegah agar dakwah Islam tidak bisa mencapai suku-suku lainnya. Propaganda lalu mereka luncurkan untuk menodai dakwah Islam, menyerangnya dan memboikot beliau dan para sahabat. Allah SWT membantu Nabi saw. untuk menegakkan agama-Nya. Islam tersebar luas, syariah-Nya diterapkan daulah Islam secara sempurna. Sehingga solusi untuk umat Islam adalah membebaskan diri dari kebijakan kolonial dan penaklukan menuju tuntunan Rasulullah dalam bernegara.

Gema suara Khilafah semakin hari semakin membahana di Indonesia, di dunia Islam dan di Barat. Di antara yang menyuarakannya adalah ulama dan para pemuda yang berdedikasi. Mereka telah bersumpah kepada Allah untuk terus mendakwahkan Islam dan menegakkan Khilafah hingga Allah SWT memberikan pertolongannya dan memberikan kemenangan. Tegaknya Khilafah tak terbendung dan pada satu hari akan berdiri kembali. Kita perlu istiqomah menyampaikan, memotivasi dan memobilisasi umat untuk mendirikan Khilafah dan kita memohon kepada Allah SWT agar segera memberikan kemenangan ini. Kita memiliki kesempatan bersejarah untuk membangun kembali negara dan masyarakat dan kemudian memimpin umat manusia keluar dari kegelapan dan ketidakadilan ideologi sekuler menuju cahaya dan keadilan Islam. Masa depan yang cerah bagi umat manusia segera terealisasi. InsyaAllah. [VM]

Penulis : Umar Syarifudin (pengamat politik Internasional)

BACA JUGA :

KOMENTAR ANDA:

Daftarkan Email Anda dan Dapatkan Update Terbaru Kami:

0 Response to "Khilafah : The Only Way For Stability in Indonesia and the World"

close