Baper Yuk ! - Visi Muslim Media

Artikel Terbaru

 photo Master Mitra Jasa Teknik_zpsc7ntdbto.png

Baper Yuk !

Hai guys baper yuk. Sepertinya virus satu ini tidak asing lagi ya guys?. Sebuah virus yang viral antara tahun 2013-2015 hingga berlanjut sampai saat ini. Karena kebanyakan user kata ini adalah pemuda maka baper ini sangat identik dengan kaula muda, ditambah lagi kata ini selalu menjadi pemanis dalam urusan hati cinta, jadi sangat pas bin cucok kata baper disandingkan dengan pemuda. Ciye-ciye…ehem.

Walaupun tidak melulu cinta yang menjadi sebab baper ini, akan tetapi pada kebanyakan kasus penyebab utama baper adalah cinta, iya cinta. Perlu diketahui nich guys baper ini bukan merupakan kata baku yang tercantum dalam KBBI atau sebuah kata serapan dari kata lain, tetapi kata gaul yang sering diucapakan para kaula muda untuk menggambarkan kondisi hati. Selain kata baper juga ada kata gaul lain guys seperti gabut, mager, menstrim, Capcus dan seabrek lainnya. Kudet ya?.

Yaps!, baper itu “Bawa Perasaan”, satu kata yang cukup mewakili sebuah perasaan yang sedang tak menentu, galau, bimbang, tidak karauan, gelisah, risau, resah, marah , benci, dan mirip-mirip seperti itulah. Susah kayaknya menggambarkan hati yang sedang kasmaran atau dirundung pilu, semua menjadi satu. Apalagi ditambah dengan kecanggihan gadget yang semakin istimewa dizaman ini, menawarkan fitur-fitur medsos yang istimewa pula, WA, LINE, BBM, INSTAGRAM, FACEBOOK dan lain sebagainya. Adanya fasilitas media social yang berkembang cepet banget gak karuan membuat virus satu ini melejit bak peluru ketapel yang melesat meninggalkan ketapelnya. Bagaimana tidak dengan fitur-fitur medsos yang beraneka macem membuat para user kata baper ini sering update stastus (uptus), sedikit-sedikit uptus – sedikit-sedikit uptus, uptus kok sedikit-sedikit, hehehe. Siapa sih yang tidak pernah “baper”?. Mungkin semuanya pernah ya ?. Kondisi dimana hati sedang tidak menentu, karena “ditinggal sang pujaan hati”, ” diputus sang pacar”, “ngliat mantan sama pacar barunya”, “ngliat kucing keingat mantan”, hehe, kasihan deh. Udah ndak usah dibawa ati.

Nah guys biasanya kebanyakan para kaum hawa nih yang sering terserang wabah baper ini, apakah cowok tidak?. Belum tentu juga ya guys, namun pada kenyatannya kaum hawa lebih perasa dan peka perasaannya daripada kaum cowok yang lebih cenderung kepada logika (thingking). “Mungkin dia sedang dapet?,makannya marah-marah mulu”. Sering kalimat ini muncul ketika lihat cewek dikit-dikit bersungut. Belum tentu juga ya guys, simak penjelasan ini guys “Nyatanya, tak melulu perubahan hormon yang menyebabkan seseorang menjadi lebih emosional di banding sekitarnya. Hal ini juga tak senantiasa identik dengan kaum Hawa semata” (memahami Psikologi si Baper). Lalu guys, sebenarnya kondisi seperti apa sih baper itu ?. Atau bagaimana sih orang dikatakan baper?. Dari kacamata psikologi, orang yang mudah bereaksi karena terpancing secara emosional dikategorikan sebagai highly sensitive person. Dalam situs Chakra Center, psikolog dan penulis buku The Highly Sensitive Person, Dr. Elaine Aron (1997) mendefinisikan highly sensitive person sebagai orang yang memiliki kesadaran terhadap hal-hal kecil di sekelilingnya dan lebih mudah merasa kewalahan ketika berada di lingkungan yang sangat menstimulasi indranya. Nah guys itu sekelumit tentang baper dalam sudut pandang psikologi, namun masalahnya mengapa sih banyak pemuda yang sering baper?. Padahal pemuda itu harapan Agama, harapan Bangsa dan Negara. Pemuda itu pemegang tongkat estafet kepemimpinan, penuh semangat yang membara-bara, kritis, dan apapunlah tentang pemuda yang ada hanya semangat, tetapi apakah bisa pemuda yang selalu baperan akan bisa diharapkan seperti yang sudah disebutkan guys? Kelihatannya nggak ya guys. Karena baper hanya melahirkan pemuda yang lemah dan cengeng.

Guys ingat ya, pemuda yang mudah baper itu karena hatinya jauh dari islam guys. Pemuda yang mudah baperan itu karena hatinya sunyi dari islam guys. Dan pemuda yang mudah baperan itu karena hatinya gelap dari cahaya islam guys. Kalau virus baper ini merugikan, kenapa judul tulisan ini “baper yuk”?. Eits tenang dulu guys, baper yang dimaksud ialah bawa perubahan. Yups, betul banget guys, pemuda pembawa perubahan, pemuda yang penuh harapan, cita-cita, semangat and yang paling penting guys tidak mudah baper (bawa perasaan).

Bawa perubahan, saatnya pemuda zaman ini merubah semua perilaku yang jauh dari islam, mendekatkan hati yang jauh, mengisi hati yang sunyi , menerangi hati yang gelap dengan islam. Bawa semangat muda kita untuk mengkaji islam lebih jauh sehingga kita tahu bagaimana Sultan Muhammad Al-Fatih bisa menaklukkan konstantinopel. Bawa rasa keinginan tahuan muda kita untuk mengkaji lebih dalam tentang islam sehingga hati kita merasa takut bahkan dengan hal yang syubhat. Bawa gelora muda kita untuk menuntut ilmu, agar kita tak merasakan kehinaan dan fitnah di dunia. Sehingga membuat hati kita yang jauh, sunyi nan gelap dapat produktif guys, tidak baperan lagi. Kita menjadi pemuda yang lebih siap menjalani semua ranjau kehidupan, kita kuatkan hati untuk menggali tentang Islam, yakin bahwa islamlah yang mampu menyelesaikan semua problematika kita guys.

Bawa perubahan, Islam bukan hanya sekedar tanda pelengkap di KTP kalau kita islam guys, tetapi lebih dari pada itu. Islam adalah sebuah aturan kehidupan, yang hanya dengan islamlah semua problem kehidupan akan dengan mudah diselesaikan dan tentunya Allah akan ridho atasnya. Kita para pemuda harus mengambil bagian perjuangan ini guys, yang bawa perubahan dengan islam. Karena pemuda yang baper (bawa perubahan) ini yang menjadi dambaan para calon mertua, dambaan para calon istri/calon suami, dan tentunya dambaan umat. Kitalah perubahan itu, kitalah sang pencerah itu, kitalah yang pantas menyandang gelar pemuda Izzah (mulia) bukan pemuda yang imma’ah (hina). Karena dengan islamlah kita mulia dunia dan akhirat. [VM]

Penulis: Syams (Tim Yuk Ngaji Nganjuk)

BACA JUGA :

KOMENTAR ANDA:

Daftarkan Email Anda dan Dapatkan Update Terbaru Kami:

0 Response to "Baper Yuk !"

close