‘Kejahatan Perang’ Masyarakat Internasional Hanya Mampu Dipadamkan Oleh Khilafah

Laporkan iklan tak layak ⤴
Laporkan iklan tak layak ⤴

Oleh : Umar Syarifudin 
(Lajnah Siyasiyah DPD HTI Jatim)

Liga Arab telah mengeluarkan peringatan mengenai ledakan situasi di Aleppo, kota yang dirongrong perang di Suriah dan digambarkannya sebagai menghadapi "kejahatan perang"."Menyerang rumah sakit, tampaknya merupakan pelaksanaan kebijakan sengaja yang merupakan kejahatan mengerikan terhadap warga," kata pemimpin Liga Arab itu, sebagaimana dikutip Xinhua--yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat (25/11).

Catatan

Para penjajah telah melakukan aksi kejahatan pembantaian terhadap umat Islam mengerikan. Skenario yang berlangsung di lapangan yang diatur oleh Barat, masyarakat internasional bekerja untuk menjamin kehidupan anteknya dengan menjadikan kaum muslim sebagai tumbalnya. Situasi malapetaka di Gaza, Afghanistan, Irak, Rohingnya dan Suriah berupa pembunuhan, intimidasi, penggusuran dan penghancuran masjid dan rumah-rumah tanpa sedikitpun memandang nilai-nilai moral atau kemanusiaan tampak jelas terlihat oleh semua orang. Penguasa negeri-negeri muslim menjaga kepentingan-kepentingan Amerika dan kepentingan-kepentingan negara Yahudi.

Hal ini bisa menjelaskan mengapa ribuan rakyat Suriah menyelamatkan diri ke negara tetangga dan hidup di kamp-kamp yang kekurangan fasilitas dasar dengan kondisi yang memprihatinkan dan merendahkan, mengalami penderitaan yang ekstrim, mereka mengambil pilihan itu daripada harus menjadi mangsa serangan-serangan keji dari para tiran.

Para penguasa negeri muslim, termasuk Erdogan dan Jokowi pun sebenarnya mendengar jeritan histeris anak-anak, rintihan orang-orang yang terluka dan orang-orang tua, serta seruan orang-orang yang meminta pertolongan, bahkan ribuan kali jeritan: Wahai Mu’tashim! Meski begitu, para penguasa itu tetap saja diam. 

Barat mengeksploitasi insiden-insiden yang dilakukan oknum muslim untuk memobilisasi kedengkian terhadap Islam dan kaum Muslim. Dan jika mereka melakukan kejahatan, dan betapa banyaknya kejahatan mereka, mereka tidak menghentikannya dan bahkan menjustifikasinya.

Barat, Negara Yahudi, boneka-bonekanya telah melakukan berbagai macam penyiksaan, sementara para penguasa kaum Muslim hanya bisa menghitung korban yang tewas dan terluka, atau bahkan mungkin mereka tidak pernah menghitungnya.  Mereka telah berhasil melakukan kebohongan publik, penyesatan, pengkhianatan dan konspirasi untuk mereduksi masalah Suriah, Palestina, Rohingnya dan negeri-negeri muslim tertindas dari permasalahan Islam menjadi masalah internal negara mereka sendiri.

Barat menggunakan semua alat berupa para penguasa negeri kaum Muslimin dan semua yang dimilikinya dan dimiliki para penguasa negeri kaum Muslimin berupa potensi finansial untuk membeli perlindungan, dan media massa untuk menutupi fakta kebenaran lalu diselimuti dengan kebatilan. Barat sibuk memasarkan kekufuran; seperti seruan negara demokratis yang pluralis, yang menjauhkan agama dari kehidupan dan pemerintahan. Di Suriah, AS menggunakan kekuatan internasional dan non-internasional, AS memaksakan bonekanya dari kalangan Koalisi Nasional dan faksi-faksi moderat, untuk mengokohkan negara sekuler.

Mendukung saudara-saudara kita di negeri-negeri muslim tertindas adalah dengan berdiri di hadapan penguasa dan menuntut pertanggungjawaban atas pengkhianatan mereka terhadap saudara-saudara kita dan bahkan berkonspirasi dengan para penjagal kaum muslimin. Menyelamatkan kaum muslimin di negeri-negeri yang dijajah adalah dengan menggerakkan militer yang ditempatkan di barak-barak mereka, memobilisasi mereka, dan mengumpulkan kekuatan mereka untuk bangkit untuk mendukung saudara-saudara mereka di As-Syam, Rohingnya, Ahfghanistan, Irak, dan lainnya.

Tidak logis jika di antara umat Islam menerima dilakukannya konspirasi terhadap Islam dan kaum Muslim. Janganlah Anda takut kepada kejahatan rezim dan adidaya penjajah. Mereka sekarang berada dalam keguncangan secara politik dan ekonomi, di mana mereka gagal menyelamattkan diri mereka sendiri dari situasi sekarat, meski telah melakukan semua kejahatan terhadap Anda. 

Islam telah membimbing umat manusia ke dalam aqidah Iman dengan meleburkan segala macam bangsa dan afiliasinya, dan membawanya bersama-sama dalam keluasan persaudaraan orang berkulit hitam dan berkulit putih, orang Arab dan non-Arab, dan menetapkan di antara mereka ukuran keadilan dan kesetaraan. Al-Khilafah akan menuntut keadilan untuk setiap orang yang dizalimi oleh setiap diktator. Sehingga, cahaya al-Khilafah akan bersinar dan kebaikannya akan menyebar luas, bukan hanya meliputi negeri kaum Muslim saja, akan tetapi akan meliputi semua orang yang berakal dan hidup di dunia ini. 

Barat tahu bahwa Hizbut Tahrir akan melanjutkan perjuangannya hingga Daulah Khilafah Rasyidah II berdiri. meski mereka siang malam melakukan aksi untuk menghalangi kembalinya Khilafah, dan tipu daya tidak akan memalingkan Hizb dari perjuangan itu. Mereka tidak akan pernah bisa menunda terealisasinya hari yang telah dijanjikan itu barang sedetik pun. Rasulullah saw bersabda:

ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ

Kemudian akan ada Khilafah berdasarkan manhaj kenabian (HR Ahmad) [VM]
Laporkan iklan tak layak ⤴

BACA JUGA :

Daftarkan Email Anda dan Dapatkan Update Terbaru Kami:

0 Response to "‘Kejahatan Perang’ Masyarakat Internasional Hanya Mampu Dipadamkan Oleh Khilafah"