Rusia Ajak AS Serang Oposisi Suriah yang “Tidak Taat”

Laporkan iklan tak layak ⤴
Laporkan iklan tak layak ⤴
Menlu Rusia Sergio Lavorov (kiri) dan Menlu AS John Kerry (kanan)/Ilustrasi
Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, Jumat (20/05), menyampaikan bahwa negaranya mengajak koalisi yang dipimpin Amerika Serikat untuk melakukan serangan bersama di Suriah mulai 25 Mei mendatang. Sasaran serangan adalah faksi-faksi oposisi Suriah yang tidak mematuhi gencatan senjata, termasuk di antaranya Jabhah Nusrah.

Dalam pertemuannya dengan para pejabat di Kementerian Pertahanan yang ditayangkan TV resmi Rusia, Shoigu menjelaskan bahwa serangan bersama itu juga akan berkoordinasi dengan rezim Suriah. Di saat bersamaan, Rusia berhak melakukan serangan atas inisiatif sendiri.

Selain faksi oposisi, imbuh Sheigo, serangan bersama itu juga harus menargetkan konvoi pemasok senjata dari Turki ke Suriah. Serangan bersama ini dia klaim bisa membantu proses transisi politik di Suriah yang mulai goyah.

“Melalui serangan bersama ini akan mempermudah menerapkan transisi politik di seluruh wilayah Suriah. Tentu saja, hal ini harus dikoordinasikan dengan komando militer Suriah,” kata Sheigo.

Di sisi lain, Pentagon melalui juru biacaranya Jeff Davis menyatakan belum mendapat surat resmi proposal ajakan Rusia itu. Akan tetapi, tegasnya, negaranya tidak akan bekerjasama dengan Rusia dalam operasi militer di Suriah.

“Kami belum menerima (proposal tersebut). Kami hanya bisa mengatakan kepada kalian bahwa kami tidak bekerjasama dan berkoordinasi dengan Rusia terkait setiap operasi di Suriah,” kata Davis kepada awak media, seperti dilansir Reuters Arabic.

Perlu dicatat, Rusia berada di posisi rezim Bashar Assad sementara Amerika Serikat di pihak oposisi Suriah bersama negara-negara Teluk. Keduanya meluncurkan operasi militer di Suriah dengan alasan memerangi ISIS.

Meski keduanya mendukung masing-masing pihak yang berlawanan di Suriah, namun sepakat memerangi Jabhah Nusrah dan kelompok-kelompok sepaham dengan cabang Al-Qaidah itu. Dalam gencatan senjata terakhir yang mereka buat, Jabhah Nusrah dan afiliasinya tidak termasuk daftar kelompok gencatan senjata. [VM]

Sumber: Reuters Arabic/Kiblat.Net
Penulis: Hunef Ibrahim
Laporkan iklan tak layak ⤴

BACA JUGA :

Daftarkan Email Anda dan Dapatkan Update Terbaru Kami:

0 Response to "Rusia Ajak AS Serang Oposisi Suriah yang “Tidak Taat”"