Khilafah Sudah FINAL

Laporkan iklan tak layak ⤴
Laporkan iklan tak layak ⤴

Oleh : M. Ihsan Abdul Djalil

Dalam sebuah perjalanan dakwah ke salah satu kota di Sumatera, syabab setempat mengajak saya mengunjungi salah satu pesantren. Bertemu dengan pak kyai, yang juga tokoh ormas Islam terbesar di negeri ini, dan juga pengurus MUI yang sangat disegani.

Sungguh menyenangkan bertamu ke kediaman pengasuh pesantren ini. Rumahnya yang biasa saja menandakan sang empunya adalah sosok yang sederhana. Sebelumnya saya sudah mendengar, bahwa beliau adalah sosok yang memiliki ilmu tinggi, berwawasan luas, tapi respek pada anak-anak muda yang semangat berdakwah.

Dalam sekitar 15 menit pertama, kami diskusi dengan gayeng. Pak Kyai mengisahkan pengalamannya membuka lahan dakwah di tempat tinggalnya, puluhan tahun lalu. Luar biasa. Sosok pejuang Islam yang tangguh. Yang mengagumkan, di posisi seperti itu, kyai nan alim ini sangat rendah hati, mau mendengarkan ketika anak-anak muda seperti kami berbicara.

Mendadak ada tamu datang. Lelaki muda, yang kemudian saya diperkenalkan dia adalah putra salah seorang kyai.

Begitu mengetahui kami berasal dari HTI, Gus ini langsung mencecar pertanyaan seputar khilafah. Apa sih yang diinginkan? Mengapa harus khilafah? Bla.. bla.. bla... intinya Gus itu menolak ide khilafah.

Saya sebenarnya ingin menjawabnya dengan panjang lebar. Menjelaskan apa yang ditanyakannya. Tapi, ini kan kami sedang bertamu? Tak eloklah jika harus berdebat dengan sesama tamu lain, sementara pak kyai ada di situ, di tengah-tengah kami.

"Khilafah itu sebenarnya bukanlah ide yang berasal dari Hizbut Tahrir", saya mencoba menjawab datar. "Khilafah itu ide Islam. Allah mewajibkannya di dalam Alquran. Ada banyak hadits yang menjelaskannya. Dan lagi pula, di semua kitab fiqh, ulama juga menuliskan tentang kewajiban mendirikan imamah atau khilafah ini".

"Tapi, kan kita ini hidup di Indonesia, yang tak semuanya muslim", sergahnya. Bla bla bla... lagi-lagi Gus ini berargumen.

Ah, andai saja ini tidak sedang di rumah orang lain, saya akan dengan senang hati melayani diskusi seperti ini. Tapi, ada ulama senior di depan saya. Dan ini juga ruang tamu beliau. Rasanya kurang sopan kami berdebat, sementara beliau hanya diam.

Hening. Saya mencoba tidak terpancing berdiskusi. Temanya menarik. Tapi, ini bukan tempat yang nyaman untuk berdiskusi.

Tiba-tiba, Pak Kyai sepuh itu nyeletuk, "KHILAFAH ITU SUDAH FINAL". Saya sudah membaca kitab-kitab. Dan memang penjelasannya ya seperti itu". Subhanallah... saya terhenyak dengan penjelasan beliau. "Jadi, bagi saya, khilafah itu sudah final", tegas Pak Kyai.

Itu adalah kalam yang singkat, padat, dan poinnya sangat jelas. Ungkapan dari sosok alim yang sangat dihormati oleh seluruh tamu di ruangan itu, termasuk Gus tadi.

Sejak itu suasana berubah. Ketegangan sesaat telah melunak. Mencair seketika. Berbalik gayeng, penuh keakraban. Kami lantas saling berkenalan, mengisahkan aktivitas masing-masing. Sungguh, pertemuan yang menyenangkan. Safari dakwah yang mengesankan, di bumi Sumatera.

Begitulah sosok ulama yang berpengaruh. Tokoh yang disegani umat. Kalimat yang isinya sama persis dengan apa yang kita sampaikan, tetapi ketika itu keluar dari lisan orang sekaliber beliau, biasanya lebih berdampak. Umat akan lebih mendengarkan pemimpinnya.

Untuk itulah sebenarnya kegiatan Muktamar Tokoh Umat diadakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia. Kami ingin lebih banyak tokoh mengenal ide khilafah Islam. Mereka sih biasanya sudah pernah mendengarnya saat mondok di pesantren, atau melalui kitab-kitab yang dibacanya. Tapi, dulu mungkin para tokoh itu mempelajari khilafah sebagai sekedar ilmu. Bagian dari pengetahuan shirah Islam masa lalu.

Kami ingin menyampaikan pesan kepada para tokoh, bahwa khilafah adalah juga masa depan. Kejayaan Islam yang pasti akan datang kembali. Dan kita, bisa menjadi bagian dari perjuangan mulia ini.

Jadi, segeralah menemui para tokoh umat yang dikenal, dan hadirkan mereka ke Muktamar Tokoh Umat yang diselenggarakan HTI di kota terdekat. Insya Allah mereka akan tercerahkan bahwa hanya Syariah dan Khilafah yang bisa mewujudkan ‪#‎IslamRahmatanLilAlamin‬. [VM]

Laporkan iklan tak layak ⤴

BACA JUGA :

Daftarkan Email Anda dan Dapatkan Update Terbaru Kami:

0 Response to "Khilafah Sudah FINAL"