Ratusan Ribu Kaum Muslim Siap Mengguncang Gelora Bung Karno

Laporkan iklan tak layak ⤴
Laporkan iklan tak layak ⤴

Jakarta (28/5/2015). Sekitar 130 Ribuan kaum muslim Indonesia akan memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan - Jakarta pada Sabtu, 30 Mei 2015. Mereka akan menjadi saksi pagelaran akbar tahun ini yaitu Rapat dan Pawai Akbar (RPA) 1436 H yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia. RPA yang mengambil tema "Bersama Umat Tegakkan Khilafah" ini rencananya akan dihadiri peserta dari Jabodetabek, Purwakarta dan Banten dan peserta yang hadir dari berbagai kalangan; ulama, mubalighah, akademisi, pelajar, pengusaha, dosen, mahasiswa, dokter, ibu-ibu majlis ta'lim, dan lain-lain. RPA ini akan berlangsung mulai pukul 07.30 WIB dengan 2 agenda utama yaitu acara rapat di GBK dan pawai di sekitar wilayah GBK. 

Meski acara akan dimulai pada pukul 07.30 WIB, namun menurut ketua panitia RPA, Ustadz Bey Laspriana, rencananya akan ada sekitar 20 ribuan peserta yang shalat shubuh di GBK. Panitia sendiri telah menyiapkan fasilitas untuk keperluan shalat shubuh tersebut. 

Menurut Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia, Muhammad Ismail Yusanto dalam acara Media Gathering di Es Teller 77 Resto Blok M Jaksel, Kamis (28/5/2015), mengatakan setidaknya ada 3 hal penting dalam penyelenggaraan RPA ini. Pertama, menyangkut kesadaran akan kondisi Indonesia dewasa ini, dalam pandangan Hizbut Tahrir,  Indonesia terancam oleh neoliberalisme dan neoimperialisme. Kedua, berbagai masalah yang dihadapi oleh bangsa ini, dalam pandangan Hizbut Tahrir hanya akan terselesaikan dengan tuntas bila kita mengatur negara ini dengan dasar Syariah Islam. Sering kita mendengar kata rahmatan lil 'alamiin, sesungguhnya rahmatan lil 'alamiin inilah solusi untuk kita semua, yaitu Islam. Ketiga, RPA ini merupakan syiar, oleh karena itu Hizbut Tahrir mengajak semua pihak untuk mendukung acara ini. [LH] [www.visimuslim.com]
Laporkan iklan tak layak ⤴

BACA JUGA :

Daftarkan Email Anda dan Dapatkan Update Terbaru Kami:

0 Response to "Ratusan Ribu Kaum Muslim Siap Mengguncang Gelora Bung Karno"