Charlie Hebdo Ejek Nabi Muhammad, Obama Sebut itu Kebebasan Pers

Laporkan iklan tak layak ⤴
Laporkan iklan tak layak ⤴
Barack Obama mengutuk penyerangan terhadap majalah satire Charlie Hebdo di Paris, pada Rabu (7/1/2015).

Dalam keterangan yang disampaikan pada Rabu itu, Obama juga mengatakan AS menawarkan bantuan kepada Presdiden Perancis Francois Hollande untuk memburu pelaku penembakan.

Obama
“Kami akan berdiri dengan orang-orang Perancis untuk melalui waktu yang sangat, sangat sulit ini,” kata Obama kepada wartawan di Gedung Putih, didampingi Wakil Presiden Joe Biden dan Menteri Luar Negeri John Kerry.

Meski Charlie Hebdo berkali-kali mengejek Nabi Muhammad bahkan pernah memuat kartun porno yang mengejek Nabi Muhammad -termasuk gambar porno terhadap agama Kristen-, Obama tetap membela media kontroversial tersebut.

“Fakta bahwa ini adalah serangan terhadap wartawan, serangan terhadap kebebasan pers kita, juga menggarisbawahi sejauh mana teroris takut akan kebebasan berbicara dan kebebasan pers,” kata Obama seperti dimuat CNN.

Gedung Putih mengatakan Obama AS menawarkan bantuan kepada Perancis untuk mengidentifikasi, menangkap dan mengadili para pelaku dan siapa saja yang membantu merencanakan atau melaksanakan apa yang ia tuduh sebagai serangan teroris.

Dia mengatakan jenis serangan dapat terjadi di mana saja di dunia dan bahwa ia akan menekankan kepada John Kerry perlunya warga Amerika di luar negeri untuk tetap waspada. [rn/Islampos/Visimuslim.com]
Laporkan iklan tak layak ⤴

BACA JUGA :

Daftarkan Email Anda dan Dapatkan Update Terbaru Kami:

0 Response to "Charlie Hebdo Ejek Nabi Muhammad, Obama Sebut itu Kebebasan Pers"